Yogyakarta - 14 Februari 2016, setelah beberapa bulan menapaki jejak sebagai salah satu mahasiswa di salah satu perguruan di sini ada terselip rasaku untuk memulai sebuah hal baru. Ku lihat salah satu kawan semasa di Madrasah Aliyah telah menyandang gelar mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN yang notabene merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan impian para calom mahasiswa maupun mereka yang sudah menjadi mahasiswa di Indonesia.
Setelah berpikir cukup panjang, dimulai dari usaha untuk mengundur pembayaran uang kuliah, padahal waktu itu sebentar lagi UAS semester 1. Huuft, akhirnya setelah aku bertemu dengan bagian keuangan kampus dan berbicara secara personal, aku disarankan untuk membuat sebuah surat pernyataan agar dapat pembayaran uang kuliah tersebut dapat ditangguhkan.
Skip, dua hari kemudia akhirnya ku putuskan untuk pulang ke rumah dan membuat surat pernyataan tersebut. Ya, beruntunglah ada seorang temanku yang mau menjemputku setelah sampai. Bergegslah kami mencari materai serta mencetak surat pernyataan yang telah ku siapkan sebelumnya.
Sesampainya di rumah semua orang bingung "lah, kok wis bali?" NGAPAKERS BRO Hahaha. Akhirnya malam pun tiba, berbekal beberapa video yang ku download dari YouTube akhirnya ku beranikan untuk mempertontonkannya ke kedua orang tua. Setelah beberapa penjelaan akhirnya mereka juga merestuiku untuk mengikuti USM PKN STAN tahun ini. Alhamdulillaah, dan akhirnya surat pernyataan pun ditandatangani beserta tanda tangan dan cap RT setempat.
Keesokan harinya aku pun bertolak kembali ke Yogyakarta untuk mengikuti UAS pertama dan sebagai UAS terakhirku di sana. Ya, benar setelah UAS selesai akhirnya ku putuskan untuk keluar dari Perguruan Tinggi ini. Agak berat memang harus melepas semua kenangan serta kawan-kawan di sana, terutama kawan karibku yang sudah sejak dari MA. Aku dan dia memang sama-sama di jurusan yang sama yaitu Teknik Informatika. Maaf bro, aku harus pergi untuk mengejar impianku. Awalnya aku hanya membawa beberapa baju untuk dibawa pulang dan dia pun belum tahu aku akan keluar.
Skip lagi, libur UAS pun berakhir, setelah bertarung dengan beberapa argumen dalam diriku akhirnya benar-benar ku putuskan untuk keluar. Bergegaslah ku pergi ke Jogja lagi untuk mengambil barang-barangku yang tersisa di sana. Dan inilah aku sekarang, seorang anak kecil yang menginginkan indahnya menjadi seorang abdi negara dan membahagiakan orang tua yang sudah mencurahkan semua usaha mereka kepada anak ini.
Sedikit coretan kecilku:
Dan akhirnya daku melangkahkan pergi dari kota para praja ini. Mengambil langkah seribu menapaki jejak langkah baru. Tak ternyana dalam diri bahwa akan seperti ini, mungkin sang takdir telah bercuap?
Sekonyong-konyong ku tinggalkan semua memorabilia bersama ikhwan di sini. Lagaknya memang tak mudah tuk pergi, tapi harus ku lakukan bukan karena apa-apa dan juga bukan karena ada apa, tapi karena suatu anganku yang ingin suatu kehendak baru. Mungkin di situ kau tak mengapa, belajarlah jadi pribadi yang berbeda. Janganlah sepertiku yang hanya ingin hal-hal baru.
Tetapkanlah tujuanmu, jangan anggap ini sebagai penghalang, aku pun kan sendiri di sana, mengukir jejak langkah yang belum tentu rimbanya. Selamat tinggal kawan, daku kan selalu ada saat kau perlu, meski jarak yang teramat jauh tapi tali ukhuwah kan tetap menyatu.
Dari kawanmu yang tak tahu malu.
Kota para praja, 14 Februari 2016
Sekonyong-konyong ku tinggalkan semua memorabilia bersama ikhwan di sini. Lagaknya memang tak mudah tuk pergi, tapi harus ku lakukan bukan karena apa-apa dan juga bukan karena ada apa, tapi karena suatu anganku yang ingin suatu kehendak baru. Mungkin di situ kau tak mengapa, belajarlah jadi pribadi yang berbeda. Janganlah sepertiku yang hanya ingin hal-hal baru.
Tetapkanlah tujuanmu, jangan anggap ini sebagai penghalang, aku pun kan sendiri di sana, mengukir jejak langkah yang belum tentu rimbanya. Selamat tinggal kawan, daku kan selalu ada saat kau perlu, meski jarak yang teramat jauh tapi tali ukhuwah kan tetap menyatu.
Dari kawanmu yang tak tahu malu.
Kota para praja, 14 Februari 2016
